70 orang narapidana residen rehabilitasi sosial Lapas Narkotika Sawahlunto di Tes Urin

oleh -306 Dilihat

 

Sebanyak 70 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) peserta rehabilitasi beserta 3 orang konselor di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Sawahlunto ikuti tes urine di blok rehabilitasi Lapas, Rabu (5/10).

Pelaksanaan tes urine merupakan hasil kerja sama Lapas Narkotika Kelas III Sawahlunto dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh konselor dari Ikatan Konselor Adiksi Indonesia.

Tes urine ini merupakan tahap lanjutan bagian dari program rehabilitasi sosial bagi penyalahgunaan narkoba dan akan dilakukan rutin guna untuk memantau para peserta rehab agar tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba maupun obat-obat terlarang lainnya dan menunjukkan bahwa program Rehabilitasi Sosial di Lapas Narkotika Sawahlunto berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Berkelakuan Baik dan Memenuhi Persyaratan,22 WBP Rutan Banda Aceh Ikuti Pengambilan Data Litmas oleh PK Bapas Banda Aceh

Pada Kesempatan ini Kasubsi Pembinaan Lapas Narkotika Sawahlunto Robi Firdaus menyampaikan bahwa seluruh peserta rehabilitasi berikut konselor yang mengikuti kegiatan hari ini dapat dinyatakan Negatif dan berharap dengan kegiatan pada hari ini dapat berdampak baik untuk para peserta rehabilitasi dan warga binaan lainnya.

Kepala Lapas Narkotika Sawahlunto Rommy Waskita Pambudi, mengatakan tes ini sebagai wujud nyata dalam menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. “Kami akan terus berusaha lakukan segala upaya guna cegah dan berantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di dalam Lapas,” tegasnya.

Baca Juga :  Lapas Sukabumi ikuti Upacara Puncak Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 59, Menteri Yasona Perintahkan Transformasi Pemasyarakatan

Kalapas Narkotika Sawahlunto menambahkan “Lapas Narkotika Kelas III Sawahlunto setiap tahun sudah melaksanakan program rehabilitasi sosial. Diharapkan dengan adanya rehabilitasi ini pecandu-pecandu narkoba dapat melupakan narkoba itu dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi tetapi sangat disayangkan bahwa program rehabilitasi ini akan selesai pada bulan juni mendatang”. Ungkap Rommy.

No More Posts Available.

No more pages to load.