Muara Enim — Dalam rangka memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan petugas pemasyarakatan pemula, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Lapas Kelas IIB Muara Enim menerima materi pengawasan dan kontrol area branggang serta sekat tembok dalam, sebagai bagian dari pelatihan dasar pengamanan. Jumat, (11/06/25).
Materi disampaikan langsung oleh Ka. KPLP Marseli, dan Kasi Adminkamtib Teguh Agung yang telah berpengalaman dalam pengendalian dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan lapas.
Dalam kegiatan ini, para CPNS diperkenalkan pada fungsi strategis area branggang jalur pembatas antara tembok luar dan dalam lapas yang menjadi zona kritis dalam pengamanan. Selain itu, mereka juga mempelajari teknik pengawasan pada sekat tembok dalam, yang sering menjadi titik rawan atau potensi pelarian warga binaan.
Kalapas Muara Enim Mukhlisin Fardi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kewaspadaan, dan tanggung jawab kepada para CPNS sejak dini.
“Pemahaman terhadap area-area rawan seperti branggang dan sekat tembok dalam sangat penting. Ini adalah titik vital dalam sistem pengamanan. CPNS harus mampu mengenali potensi risiko dan menerapkan kontrol sesuai SOP,” ujar Kalapas.

