Antisipasi Pemadaman Listrik, Rutan Banda Aceh Stanbye Genset

oleh -301 Dilihat

 

Berdasarkan situs Bandaacehkota.go.id, Sejak Sabtu malam hingga Minggu 29 Mei 2022, Kota Banda Aceh dilanda hujan badai dengan intensitas sedang hingga tinggi. Sejumlah rumah warga dan fasiltas umum dilaporkan rusak serta Pohon tumbang juga terjadi di beberapa lokasi.

 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh pun memperkirakan cuaca buruk akan berlangsung di Ibukota Provinsi Aceh hingga tiga hari ke depan. Pasalnya, wilayah ujung barat Indonesia tengah memasuki angin Muson Barat atau musim Angin Barat.

Baca Juga :  Semarakkan HUT RI Ke-76, Karang Taruna At-Taufik Hiasi Lingkungan Dengan Bendera Merah Putih

 

Dengan kondisi cuaca hujan badai yang telah melanda kota Banda Aceh selama seminggu ini yang mengakibatkan sering terjadinya pemadaman Listrik, Rutan Kelas IIB Banda Aceh telah mengantisipasi pemadaman listrik dengan menyediakan fasilitas 2 buah genset untuk kebutuhan operasional Kantor dan warga binaan yang telah ada sejak tahun 2012.

 

Kedua Genset tersebut merupakan pengadaan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tahun 2012 dan pengadaan Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI tahun 2013 dengan type genset Dango Dca-25 sylet 62L.

Baca Juga :  Lapas Muara Enim Hadirkan Berbagai Macam Karya WBP, Mau? Datang Saja Ke Lapas Muara Enim

 

Karutan Kelas IIB Banda Aceh, Irhamuddin, dalam hal ini menyampaikan “Keberadaan genset di Rutan Kelas IIB Banda Aceh sangatlah penting, karena listrik merupakan kebutuhan utama dan terlebih dengan kondisi penghuni Rutan yang over kapasitas kebutuhan air untuk sarana mandi,cuci yang tinggi sangat bergantung pada pompa air listrik, penyediaan makanan sehari-hari untuk warga binaan yang dilakukan di dapur Rutan juga sangat bergantung terhadap listrik seperti penggunaan Rice Cooker untuk memasak nasi dan masih banyak lagi.”

Baca Juga :  Pemasyarakatan Bersih - Bersih dalam Rangka HBP - 58, Lapas Muara Enim Gelar Razia Insidentil Bersama APH terkait

 

“Pada sisi keamanan dan ketertiban terutama saat malam hari, kebutuhan terhadap listrik mulai dari penerangan kamar hunian, area blok serta area beranggang memerlukan penerangan yang cukup untuk menghindari terjadinya ganggu Kamtib.” Ujar Karutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.