Ciptakan Kaderisasi Pendakwah WBP, Rutan Banda Aceh Jalin Kerjasama Dengan Kemenag Aceh Besar

oleh -317 Dilihat

Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan pengetahuan agama Islam bagi warga binaan, Rutan Banda Aceh melakukan perjanjian kerja sama dengan Kementerian Agama Aceh Besar dalam rangka menciptakan kader da’i atau pendakwah dari warga binaan di Mesjid At-Takwabin Rutan Banda Aceh, Selasa (06/09/2022).

 

Kegiatan penandatangan ini dilakukan langsung oleh Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh,Irhamuddin, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Besar,Salman, yang di saksikan langsung oleh jajaran dari Kementerian Agama Aceh Besar dan Rutan Banda Aceh

Baca Juga :  Ka.KPLP ajak jajaran pengamanan dan warga binaan Lapas Muara Enim komitmen wujudkan Zero Halinar

 

Dengan terbentuknya Kader Da’i yang akan mendapatkan pelatihan oleh penyuluh agama dari Kementerian Agama Aceh Besar, diharapkan dapat menjadi pionir, teladan, dalam menyapaikan syiar Islam kepada warga binaan maupun kepada masyarakat ketika sudah bebas nantinya.

 

“Secara organisasi Rutan Kelas IIB Banda Aceh memiliki Mesjid At-Takwabin dan dengan dukungan dari penyuluh Agama Islam ini, oleh karena itu perekrutan dan pelatihan kader Da’i yang berasal dari warga binaan merupakan salah satu terobosan untuk meningkatkan pelayanan di bidang kerohanian bagi warga binaan” ujar Kepala sub seksi Pelayanan Tahanan.

Baca Juga :  Dukung Pembinaan WBP di Lapas Muara Enim, Pj. Bupati Berikan Bantuan 3 Unit Mesin Jahit

 

Lebih Lanjut Karutan Kelas IIB Banda Aceh, Irhamuddin, Menyampaikan “Pemilihan dan pengangkatan Kader Da’i Rutan ini telah melalui assessment terkait dengan latar belakang dan hukuman yang sedang di jalani warga binaan tersebut yang dilakukan oleh Staff pembinaan kepribadian dan Kepala sub seksi Pelayanan Tahanan”.

 

“Kita Harapkan, pembukaan kegiatan kader Da’i Rutan ini dapat bermanfaat bagi warga binaan dan bisa menjadi pionir dalam menciptakan pendakwah yang berasal dari warga binaan yang berguna untuk seluruh elemen masyarakat khususnya masyarakat Aceh”. Ujar Karutan

No More Posts Available.

No more pages to load.