
Dapur Lapas Narkotika Muara Beliti Disertifikasi Halal, MUI Lakukan Peninjauan Langsung
Muara Beliti – Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menerima kunjungan Tim Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam rangka proses sertifikasi halal pada dapur pengolahan makanan bagi warga binaan. Kunjungan ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi lapangan guna memastikan seluruh proses penyediaan makanan telah memenuhi standar kehalalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Tim MUI melakukan peninjauan langsung ke area dapur, mulai dari tempat penyimpanan bahan makanan, proses pengolahan, peralatan masak, hingga kebersihan lingkungan dapur. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan bahan baku yang digunakan, alur pengolahan, serta tata kelola dapur telah sesuai dengan prinsip halal dan higienitas.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti melalui Kasubsi Bimaswat menyampaikan bahwa proses sertifikasi halal ini merupakan wujud komitmen Lapas dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam pemenuhan hak dasar warga binaan untuk memperoleh makanan yang layak, bersih, dan terjamin kehalalannya.
“Melalui sertifikasi halal ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh proses penyediaan makanan di dapur Lapas benar-benar memenuhi standar, baik dari sisi kebersihan maupun kehalalan bahan dan pengolahannya,” ujarnya.
Selain peninjauan, Tim MUI juga memberikan arahan dan masukan terkait hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan dapur agar senantiasa konsisten menerapkan standar halal dalam setiap prosesnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Lapas Narkotika Muara Beliti, sekaligus memberikan jaminan kepada warga binaan bahwa makanan yang dikonsumsi setiap hari telah melalui proses yang sesuai dengan ketentuan syariat dan standar kesehatan.

