
Palembang, 8 Januari 2026 — Komitmen nyata dalam mendukung 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terus diwujudkan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan. Salah satunya melalui keikutsertaan aktif dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lapas dan Rutan.
Rapat yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting ini dipimpin langsung oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Dr. dr. Adhayani Lubis, dan diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumsel Erwedi Supriyatno, didampingi Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal (Watpam Patnal) Effendi, beserta jajaran.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu implementasi strategis dari 15 Program Aksi Menteri Kemenimipas yang selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam pemenuhan hak dasar serta peningkatan kualitas kesehatan warga binaan pemasyarakatan. Tanpa dukungan kebijakan yang kuat dan kesiapan teknis yang matang, program prioritas berisiko tidak memberikan dampak optimal. Oleh karena itu, rapat ini membahas secara mendalam kesiapan satuan kerja pemasyarakatan, mulai dari pemenuhan standar gizi, mekanisme pelaksanaan, sarana pendukung, hingga sistem pengawasan program di Lapas dan Rutan.
Kakanwil Ditjenpas Sumsel menegaskan bahwa seluruh jajaran pemasyarakatan di wilayah Sumatera Selatan siap mendukung dan mengawal penuh pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri, termasuk Program MBG, sesuai arahan pimpinan pusat. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas bidang dan sinergi seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan agar implementasi program berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Melalui rapat persiapan ini, diharapkan seluruh jajaran memiliki kesamaan persepsi dan kesiapan yang utuh dalam mengimplementasikan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari transformasi pelayanan pemasyarakatan yang lebih humanis, sehat, dan akuntabel.
Dukungan terhadap 15 Program Aksi Menteri adalah kunci percepatan reformasi pemasyarakatan. Mari bergerak serempak, dari perencanaan hingga pelaksanaan, demi pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas.

