Kalapas Muara Enim Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI dan Sidang Tahunan MPR RI melalui Live Streaming Youtube

oleh -467 Dilihat

GERAKRAKYAT.COM, Palembang – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim Herdianto ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI dan Sidang Tahunan MPR RI melalui Live Streaming Youtube ( Senin, 16 Agustus 2021 )

Pada kesempatan tersebut Herdianto mendampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel Indro Purwoko, Kepala Divisi Administrasi Rifqi Adrian Kriswanto dan Kepala Bagian Umum Herman Sawiran dalam menyaksikan Pidato Kenegaraan Presdien RI melalui sidang Tahunan MPR RI

Ditempat yang berbeda seluruh Jajaran Lapas Muara Enim turut menyaksikan kegiatan tersebut dengan seksama.

Dalam Pidatonya Presiden RI Joko Widodo menyebutkan, jika bangsa Indonesia harus bijak dan bisa mengambil hikmah atau pelajaran dari pandemi yang terjadi sekarang ini.

“Krisis, resesi, dan pandemi itu seperti api. Kalau bisa, kita hindari, tetapi jika hal itu tetap terjadi, banyak hal yang bisa kita pelajari,” ungkap Presiden dalam sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung MPR.

Baca Juga :  Lapas Muara Enim bersama KPKNL Lahat lakukan perhitungan tingkat kesesuaian pengunaan BMN

Presiden menganalogikan jika pandemi yang terjadi sekarang ini bak api.

“Api memang membakar, tetapi juga sekaligus menerangi. Kalau terkendali, dia menginspirasi dan memotivasi. Dia menyakitkan, tetapis sekaligus juga menguatkan,” jelas Presiden

Presiden mengungkapkan, pandemi ini harus bisa menjadi ajang untuk menerangi untuk mawas diri, memperbaiki diri, dan menguatkan diri, dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Pandemi itu seperti kawah candradimuka yang menguji, yang mengajarkan, dan sekaligus mengasah. Pandemi memberikan beban yang berat kepada kita, beban yang penuh dengan risiko, dan memaksa kita untuk menghadapi dan mengelolanya,” jelas Presiden

Baca Juga :  Kepuasan Publik Jadi Orientasi Lapas Muara Enim dalam Berikan Layanan selama Idul Fitri

Presiden melanjutkan, semua pilar kehidupan saat ini tengah diuji, semua pilar kekuatan diasah. Menurutnya, ketabahan, kesabaran, ketahanan, kebersamaan, kepandaian, dan kecepatan kita, semuanya diuji dan sekaligus diasah.

“Ujian dan asahan menjadi dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan. Bukan hanya beban yang diberikan kepada kita, tetapi kesempatan untuk memperbaiki diri juga diajarkan kepada kita. Tatkala ujian itu terasa semakin berat, asahannya juga semakin meningkat. Itulah proses menjadi bangsa yang tahan banting, yang kokoh, dan yang mampu memenangkan gelanggang pertandingan,” ungkap Presiden RI

seusai menyaksikan Pidato Presiden RI, Kalapas Muara Enim Herdianto menuturkan bahwa Pidato yang disampaikan oleh Bapak Presiden memberikan sebuah Interpretasi pada kita semua bahwa kita harus Optimis dalam melihat Perspektif yang membangun

Baca Juga :  Rakerda Karang Taruna Kota Lubuklinggau Siap Gelar Kegiatan Nasional

” Melalui situasi Pandemi saat ini kita bisa mengambil suatu hikmah bahwa hal ini memperkuat persatuan dan kesatuan kita dan saling bahu membahu dalam menghadapi tantangan yang ada. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus bisa mengisi kemerdekaan yang telah didapatkan ini dengan berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara ” Ujar Herdianto

” Terkait pelaksanaan sistem Pemasyarakatan di Lapas Muara Enim bahwa kami telah berkomitmen dan melakukan yang terbaik untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat dan Warga Binaan. Hal ini tentunya atas arahan dan motivasi dari Bapak Kakanwil Kemenkumham Sumsel dan Bapak Kadvivpas dalam memprioritaskan kepentingan Masyarakat dan Warga Binaan ” Kata Herdianto

No More Posts Available.

No more pages to load.