Kalapas Muara Enim Kemenkumham Sumsel Ikuti Kegiatan Pengukuhan Pengurus Persatuan Olahraga Pengayoman Kemenkumham

oleh -34 Dilihat

Palembang – Kalapas Muara Enim, Herdianto mengikuti Kegiatan Pengukuhan Pengurus Persatuan Olahraga Pengayoman Kemenkumham periode tahun 2022-2023 secara virtual.

Bertempat di Aula Kanwil Kemenkumham Sumsel, kegiatan Yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal Kemenkumham RI ini digelar secara hybrid terpusat di Graha Pengayoman pada Rabu (22/6).

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mengukuhkan pengurus Persatuan Olahraga Pengayoman (POP) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Pengurus POP Kemenkumham terdiri dari Sekretaris Jenderal sebagai Ketua Umum; Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal, dan Kepala Badan sebagai Pengarah; serta para Pimpinan Tinggi Pratama Unit Utama selaku pengurus dan koordinator cabang olahraga.

Baca Juga :  ONE DAY TWO JUZ, NAPI LAPAS MUARA ENIM TADARUSAN

POP Kemenkumham menaungi 15 cabang olahraga yaitu sepeda, menembak, trail adventure, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, bola voli, bola basket, sepak bola, futsal, golf, senam jasmani, catur, atletik, dan e-sports.

Yasonna mengatakan salah satu cara mengembangkan sumber daya manusia (SDM) adalah melalui pembinaan olahraga sehingga SDM Kemenkumham memiliki keunggulan kompetitif di berbagai sektor. Selain memberikan tubuh yang sehat, hasil akhirnya adalah kinerja yang produktif.

Baca Juga :  Cerita Petugas Pengamanan Rutan Cipinang Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Tak Pernah Sungkeman dengan Orangtua Saat Lebaran

“Kita (pegawai Kemenkumham) tetap sehat dan menjadi lebih produktif. Di samping itu, dapat bersilaturahim di lapangan olahraga,” jelas Yasonna saat acara pengukuhan POP.

Yasonna menilai POP Kemenkumham diperlukan untuk mengelola potensi SDM di bidang olahraga, melalui pembinaan dan pengembangan jangka panjang secara terintegrasi dan kolaboratif.

“Kemenkumham memiliki jumlah SDM yang besar, hingga lebih dari 60.000 (enam puluh ribu) pegawai. Tentunya sangat banyak pegawai yang memiliki kemampuan olahraga. Potensi ini harus dikelola oleh POP,” tuturnya.

Baca Juga :  Berkelakuan Baik dan Memenuhi Persyaratan,22 WBP Rutan Banda Aceh Ikuti Pengambilan Data Litmas oleh PK Bapas Banda Aceh

Menurut Yasonna, pengurus POP Kemenkumham perlu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Pasalnya, kemajuan teknologi turut mempengaruhi jenis-jenis olahraga baru yang bermunculan.

“Saat ini sudah ada e-sports. Tidak menutup kemungkinan ke depannya akan ada jenis-jenis olahraga modern yang lain dan perlu diakomodasi oleh pengurus POP,” jelas Yasonna.

Yasonna berharap para pengurus POP Kemenkumham dapat mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersinergi, berkoordinasi, dan berkomunikasi dengan baik dalam rangka mencetak kader-kader yang berpotensi dalam bidang olahraga.

No More Posts Available.

No more pages to load.