Lapas Kelas IIA Bukittinggi mulai produksi Paving blok dari Limbah Plastik

oleh -90 Dilihat

Bukittinggi  – Dalam upaya mengatasi permasalahan sampah anorganik, Lapas Kelas IIA Bukittinggi memulai inovasi dengan memanfaatkan sampah plastik untuk diproses menjadi paving block. Kegiatan ini telah diluncurkan pada Kamis, 11 Januari 2024, dan merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian narapidana.

 

Program inovatif ini bertujuan untuk memberdayakan narapidana dengan keterampilan baru dalam memanfaatkan limbah plastik sebagai bahan baku paving block. Dengan demikian, mereka dapat terlibat dalam proses produksi dan mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin petugas Lapas Sukabumi di SPN Cisarua Lembang

 

Menurut Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Herdianto, “Inisiatif ini merupakan langkah progresif dalam pembinaan narapidana. Mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar dan terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat positif bagi lingkungan, serta memiliki potensi untuk menjadi keterampilan yang dapat digunakan setelah mereka bebas nanti.”

 

Paving block hasil produksi dari sampah plastik ini diharapkan dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur di sekitar Lapas maupun proyek-proyek pembangunan lainnya. Dengan demikian, selain mengurangi jumlah sampah anorganik, program ini juga memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan dan lingkungan.

Baca Juga :  CEO BBJ Media Group Sampaikan Materi di Kuliah Umum UNIVBI

 

Inovasi ini mendapat dukungan penuh dari pihak terkait dan telah mencuri perhatian masyarakat sebagai langkah progresif dalam mengatasi sampah plastik dan memberdayakan narapidana. Lapas Kelas IIA Bukittinggi berharap keberhasilan program ini dapat menginspirasi lembaga serupa untuk mengembangkan inisiatif sejenis demi menciptakan dampak positif yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.