Lapas Muara Enim Bekerjasama Puskesmas Muara Enim Gelar Penyuluhan Dampak Negatif Napza kepada Warga Binaan

oleh -219 Dilihat

 

Muara Enim,  – Lapas Muara Enim menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dengan menggelar penyuluhan tentang dampak negatif narkotika dan zat adiktif lainnya kepada para warga binaan.

Kerja sama yang erat antara Lapas Muara Enim dan Puskesmas Muara Enim terbukti dalam kegiatan yang diadakan pada Kamis, 31 Agustus 2023.

Sebanyak 100 warga binaan Lapas Muara Enim turut serta dalam kegiatan penyuluhan yang diawasi langsung oleh Kasubsi Perawatan, Anton Sandrayadi.

Menurut Kalapas Muara Enim, Herdianto melalui Kasubsi Perawatan Anton Sandrayadi kolaborasi ini menegaskan tekad mereka dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Informasi terkait adanya warga binaan yang diduga meninggal dunia lantaran overd osis setelah mengkonsumsi sabu, dibantah keras Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Tanjung Raja Kanwil Kemenkumham Sumsel, Batara Hutasoit

“Dalam kegiatan penyuluhan ini, harapannya para warga binaan dapat lebih memahami dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba,” ungkap Anton

Antusiasme para warga binaan terlihat jelas dalam keseluruhan rangkaian acara. Mereka dengan serius mengikuti presentasi dan sesi tanya jawab yang dipandu oleh tenaga medis dari Puskesmas Muara Enim.

Melalui pendekatan yang edukatif, para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang bahaya narkoba dan dampak merusak yang bisa memengaruhi aspek fisik dan mental seseorang.

Baca Juga :  Komisi III DPR-RI Bidang Hukum,HAM dan Keamanan Melakukan Diskusi Dengan Karutan Kelas IIB Banda Aceh

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kesadaran akan kesehatan mental dan fisik, serta memberikan panduan bagi para warga binaan dalam menjaga diri mereka sendiri dan rekan-rekan mereka dari godaan penyalahgunaan narkoba.

Dengan adanya dukungan dari Puskesmas Muara Enim, Lapas Muara Enim berhasil menciptakan platform yang efektif untuk mendekatkan informasi yang vital ini kepada para warga binaan.

Kerja sama antara lembaga pemasyarakatan dan fasilitas kesehatan setempat ini menjadi contoh sinergi yang inspiratif dalam upaya menjaga lingkungan bebas narkoba.

Baca Juga :  Tidak ingin kecolongan, Kalapas Sukabumi perkuat integritas Petugas Pengamanan

Langkah preventif semacam ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan kepada warga binaan, tetapi juga membantu membangun pola pikir yang kuat untuk menolak godaan narkoba.

Dengan semakin banyak lembaga yang menyadari urgensi ini, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba yang merusak masa depan generasi muda.

No More Posts Available.

No more pages to load.