Menteri Hukum dan HAM : Peringatan Hari HAM Merupakan Momentum Merefleksikan Prinsip-Prinsip HAM

oleh -139 Dilihat
Menteri Hukum dan HAM : Peringatan Hari HAM Merupakan Momentum Merefleksikan Prinsip-Prinsip HAM
Menteri Hukum dan HAM : Peringatan Hari HAM Merupakan Momentum Merefleksikan Prinsip-Prinsip HAM

Jakarta – Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, mengungkapkan peringatan hari HAM
memiliki makna yang mendalam. Demikian disampaikan MenkumHAM dalam pidatonya pada
peringatan hari HAM sedunia ke-75 yang digelar di Lapangan Banteng Jakarta Pusat, Minggu
(10/12/2023).

“Malam ini menjadi momentum bagi kita bersama-sama merefleksikan prinsip-prinsip HAM dan
merenungkan perjalanan dari Universal Declaration of Human Rights,” jelasnya.

Pemilihan Tema “Harmoni dalam Keberagaman” dipandang relevan dan penting. Pasalnya, kata
Yasonna, “Harmoni dalam keberagaman” menjadi pengingat akan pentingnya mengakui,
menghormati, dan merayakan beragaman Indonesia yang berlimpah.

” One important thing to take note, mempromosikan keharmonisan dalam keberagaman berarti
memerangi diskriminasi, prasangka, intoleransi, dan ketidaksetaraan,” jelasnya.

Sejalan dengan semangat mempromosikan keharmonisan dalam keberagaman Yasonna
mengungkapkan KemenkumHAM telah menjalankan sejumlah program di bidang HAM yang
menyasar instansi pemerintah maupun pelaku bisnis di antaranya Rencana Aksi Nasional Hak
Asasi Manusia (RANHAM) dan Strategi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia (Stranas BHAM)
“Terkini, KemenkumHAM telah menyusun Indeks HAM Indonesia (IHAMI) yang kedepannya
akan menjadi alat untuk mengukur implementasi HAM di tanah air,” terangnya.

Baca Juga :  Doa Kumham untuk Negeri

Tidak lupa, MenkumHAM juga menghimbau seluruh pihak agar dapat menjaga keharmonisan
dalam keberagaman pandangan politik jelang pemilu serentak 2024. “Pemerintah berkomitmen
kuat dalam menyukseskan pemilu serentak yang damai dan mengedepankan nilai-nilai HAM,”
imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal HAM, Dhahana Putra, mengungkapkan
pelaksanaan puncak hari HAM tahun ini berlangsung dengan spesial. Pasalnya, untuk kali
pertama KemenkumHAM dan Komnas HAM berkolaborasi menggelar puncak peringatan hari
HAM.

Sebelum puncak perayaan hari HAM, panitia gabungan KemenkumHAM dan Komnas HAM telah menggelar sejumlah kegiatan yang melibatkan khalayak umum mulai dari lomba mewarnai bagi
SD dan sederajat, lomba melukis bagi SMP dan sederajat, kompetisi pembuatan komik HAM
digital dan lain-lain.

“Penyelenggaraan lomba-lomba ini, kami harapkan mampu mendekatkan nilai-nilai HAM kepada masyarakat sehingga pesan-pesan yang ingin gaungkan sebagaimana dalam tema hari HAM tahun ini dapat dicerna dengan baik oleh publik,” ujarnya.

Baca Juga :  Menindaklanjuti Status Tanah Lapas Narkotika Sawahlunto, Kalapas berkoordinasi dengan GM PT. Bukit Asam UPO

Pada peringatan hari HAM sedunia ke-75, MenkumHAM memberikan penghargaan kepada lima kabupaten/kota atas capaian terbaik dalam program Kabupaten/Kota Peduli HAM (KKPHAM) di antaranya Kota Mojokerto, Kabupaten Tapin, Kabupaten Purworejo, Kota Tasikmalaya, dan Kota Jakarta Timur.

Sementara itu pemerintah provinsi sebagai instansi pembina KKPHAM di daerah juga diberikan penghargaan. Lima provinsi yang menjadi pembina terbaik di antaranya Provinsi Banten, Bangka Belitung, Jakarta, Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

Tidak hanya itu, lima pelaku bisnis juga diganjar penghargaan malam ini oleh MenkumHAM atas prestasinya meraih status “hijau” setelah melakukan self-assessment uji tuntas melalui aplikasi PRISMA. Ada pun perusahaan-perusahaan tersebut di antaranya PT BCA tbk, PT BRI tbk, PT Indo Tambangraya Megah, dan PT Bumi Resources tbk.

Baca Juga :  Lapas Muara Enim Peringati Nuzulul Qur'an 1443 H Penuh Kekhidmatan

Pada puncak peringatan hari HAM tahun ini, panitia menghadirkan Farel Prayoga sebagai bintang. Sejumlah pejabat negara seperti Menkominfo, Ketua KPU RI, Ketua Komnas HAM, Wakil Menteri Agama, dan Pj Gubernur DKI Jakarta, dan lain-lain.

Turut hadir pada puncak peringatan hari HAM tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Dr. Ilham Djaya, dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Ika Ahyani Kurniati beserta jajaran.

Dr. Ilham Djaya menambahkan, pada momen itu Kemenkumham Sumsel mendapat penghargaan sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM yang mendorong sebagian besar atau seluruh kabupaten/kota Peduli HAM.

Hal itu mengingat 12 Kabupaten dan Kota di Sumsel juga menerima penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Peduli HAM setelah melalui berbagai tahap penilaian.

“Penghargaan itu merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan peran dan tanggung jawab dalam penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM, khususnya di daerah”, tutup Kakanwil Ilham Djaya.

No More Posts Available.

No more pages to load.