“NARAPIDANA LAPAS BUKITTINGGI MASUK PESANTREN “

oleh -415 Dilihat
oleh

“NARAPIDANA LAPAS BUKITTINGGI MASUK PESANTREN “

 

Sekilas tidak ada yang berbeda dengan kegiatan keagamaan di Mesjid At-Taubah ini. Namun, siapa sangka santrinya bukanlah masyarakat umum, melainkan para narapidana atau warga binaan yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi.

 

Warga binaan secara rutin mengikuti kegiatan keagamaan layaknya di pondok pesantren pada umumnya. Selain itu, warga binaan juga dilibatkan untuk memimpin kegiatan keagamaan. Bekerjasama dengan Kementerian Agama Kota Bukittinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat. pihak Lapas Kelas IIA Bukittinggi mencetak pondok pesantren di dalam lapas untuk meningkatkan iman dan taqwa warga binaan.

Baca Juga :  46 Warga Binaan Perempuan dan Anak , Ikuti Kegiatan Muktamar Aisyiyah dan FPPA

 

Kegiatan pesantren ramadhan 1445 H yang berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Bukittinggi ini diselenggarakan tanggal 14 – 28 Maret 2024.

“hampir 99 persen beragama Islam, sehingga kita dorong pembinaan ke bab kepribadiannya kita lebih tingkatkan lagi. Sehingga kita tidak mengenal lagi pesantren kilat, tetapi pesantren yang sesungguhnya dan selama-lamanya selama ada lapas,” jelas Herdianto, Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi.

 

“Pembinaan kepribadiaan khususnya agama ini bisa secara utuh semuanya, dan mendapatkan hak yang sama,” tambahnya.

Baca Juga :  KAKANWIL KUMHAM SUMBAR TEGASKAN PERANG TERHADAP NARKOBA DALAM DEKLARASI ZERO HALINAR

 

“Harus kita beri bekal, jangan sampai kapok ketika dilepas ya nanti mohon maaf nih, bisa kembali lagi. Sehingga diharapkan temen-temen ini bisa kuat menjalani di sini, kemudian juga semangat”

 

Diharapkan warga binaan yang telah bebas menjalani hukuman memiliki bekal agama yang bisa digunakan untuk membangun masyarakat dan keluarganya.

No More Posts Available.

No more pages to load.