Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuklinggau Dalam Rangka Masa Akhir Jabatan Walikota

oleh -94 Dilihat

LUBUKLINGGAU (Gerak Rakyat) – DPRD Kota Lubuklinggau gelar rapat paripurna dalam rangka pengumuman akhir masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lubuklinggau periode 2018-2023 serta penetapan usul pemberhentian wali kota dan wakil wali kota Lubuklinggau karena berakhirnya masa jabatan.

 

Rapat dipimpin langsung H. Rodi Wijaya, selaku Ketua DPRD Kota Lubuklinggau di gedung rapat paripurna DPRD Kota Lubuklinggau.

 

Dalam penyampaiannya, Rodi Wijaya mengatakan bahwa keputusan itu nantinya akan disampaikan kepada Gubernur Sumatera Selatan yang kemudian akan diserahkan kepada Mendagri.

 

“Berakhirnya masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lubuklinggau ini pada 18 September 2023 mendatang,” ungkap Politisi Golkar tersebut.

Baca Juga :  Sinergitas TNI-Polri bersama Lapas Sukabumi, Razia kamar Hunian Warga Binaan

 

Sementara Walikota H SN Prana Putra Sohe yang didampingi Wawako, H Sulaiman Kohar menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Lubuklinggau yang selama ini telah bekerjasama dan menjalin komunikasi yang baik bersama pemerintah kota Lubuklinggau.

 

“Kami juga ucapkan kepada FKPD kota Lubuklinggau, seluruhnya yang telah bersama-sama untuk menjaga kota Lubuklinggau ini,” katanya.

 

Selain itu, dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada insan pers baik cetak maupun elektronik dan online yang telah menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus sebagai ranah bagi masyarakat dalam menyampaikan saran dan kritik.

Baca Juga :  Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba, Lapas Sukabumi Gelar Tes Urine Bagi Seluruh Pegawai

 

Pengumuman masa jabatan ini merupakan bagian siklus penyelenggaraan pemerintah daerah. Bahwa pemberhentian kepala daerah diumumkan pimpinan DPRD dalam paripurna dan diusulkan pimpinan DPRD kemudian disampaikan kepada menteri dalam negeri melalui gubernur untuk mendapatkan penetapan pemberhentian,” bebernya.

 

Kemudian selanjutnya, untuk mengisi kekosongan jabatan wali kota dan wakil wali kota pemerintah akan menunjuk PJ atau Penjabat Wali Kota untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan di daerah hingga sampai dilantiknya wali kota dan wakil wali kota defenitif kedepannya.

 

Didampingi H Sulaiman Kohar, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan bahwa ia menitipkan kepada seluruh penyelenggara pemerintahan baik eksekutif maupun legislatif serta forkopimda yang ada dan masyarakat Kota Lubuklinggau agar mampu menjaga kota ini supaya tetap kondusif, aman dan zero konflik.

Baca Juga :  Apel Siaga Hadapi Idul Fitri, Kalapas Kalianda : Semangat Terus Petugas dan Tingkatkan Waspada

 

Serta kami berpesan supaya tetap jaga kekompakan sebagaimana yang selama ini kami jaga. dan tolong isi kegiatan-kegiatan yang positif, kegiatan berskala nasional dan internasional dengan memberdayakan kormi, koni dan sebagainya,” pesannya.

 

Tidak hanya itu, Nanan juga mengatakan agar memaksimalkan pembangunan fasilitas dan infrastruktur.

 

“Kantor camat, kantor lurah, puskesmas dan pustu tolong dilakukan perbaikan. Karena masa kami, kami memprioritaskan infrastruktur masyarakat termasuk jalan,” ungkapnya. (ADV/Ahmad Junaidi)

No More Posts Available.

No more pages to load.