Palembang — Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun 2025, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Palembang bersama Kanwil Ditjenpas Sumatera Selatan menggelar kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat pengabdian terhadap sesama. Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan di Aula LPKA Palembang dan diikuti oleh jajaran pegawai, serta petugas dari UPT Pemasyarakatan Se-Palembang Raya di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan.
Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, kegiatan donor darah ini berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Para peserta dengan sukarela mendonorkan darahnya sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darah di rumah sakit.
Kepala LPKA Kelas I Palembang, Edwar Hadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai kemanusiaan di lingkungan kerja Pemasyarakatan.
“Setetes darah yang kita sumbangkan hari ini bisa menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong di antara seluruh pegawai, sekaligus memperkuat citra positif insan Pemasyarakatan sebagai pelayan masyarakat yang berempati dan berkontribusi nyata,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari PMI Kota Palembang, Darmawati, turut mengapresiasi kegiatan kemanusiaan ini.
“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif Kanwil Ditjenpas Sumatera Selatan dan LPKA Palembang yang turut mendukung program kemanusiaan melalui kegiatan donor darah. Partisipasi seperti ini sangat membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut ke depannya,” ungkapnya.
Dari hasil kegiatan, tercatat sebanyak 50 peserta mengikuti donor darah dengan total 23 kantong darah berhasil dikumpulkan. Hasil tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan semangat kepedulian dari para pegawai.
Melalui kegiatan donor darah ini, tidak hanya memperingati Hari Bakti Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan penuh makna, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kemanusiaan, dan semangat pengabdian tanpa henti di setiap langkah pengabdian aparatur Pemasyarakatan.






