Semangat Natal Menyatukan, Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Beliti Ikuti Ibadah Online Nasional

oleh -34 Dilihat
oleh

 

Semangat Natal Menyatukan, Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Beliti Ikuti Ibadah Online Nasional

 

Muara Beliti — Selasa, 30 Desember 2025, semangat Natal yang penuh kasih dan persaudaraan terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti. Warga binaan yang beragama Kristen mengikuti ibadah Natal secara daring yang dilaksanakan serentak dan terhubung dengan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan di Indonesia.

 

Ibadah Natal online nasional ini diselenggarakan sebagai bentuk pemenuhan hak beribadah bagi warga binaan, sekaligus menjadi momentum pembinaan rohani guna memperkuat iman, harapan, dan semangat perubahan ke arah yang lebih baik. Meski dilaksanakan secara virtual, kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib, diikuti dengan penuh antusias oleh para warga binaan.

Baca Juga :  Sambut Bulan Suci Ramadhan, Lapas Narkotika Muara Beliti Bersama Kemenag Musi Rawas dan Ponpes Darusalam Koordinasikan Pembinaan Keagamaan Islam

 

Kepala Lapas Narkotika Muara Beliti menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah Natal secara daring merupakan wujud komitmen pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan yang humanis dan inklusif. “Natal menjadi momentum refleksi diri bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri, menumbuhkan nilai kasih, serta mempersiapkan diri kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

 

Selama kegiatan berlangsung, petugas lapas turut melakukan pengamanan dan pendampingan guna memastikan ibadah berjalan lancar. Selain ibadah, warga binaan juga diajak untuk merenungkan makna Natal sebagai hari kelahiran Sang Juru Selamat yang membawa pesan damai, pengampunan, dan persatuan.

Baca Juga :  Ribuan Klien BAPAS Serentak Lakukan Aksi Sosial, Wujud Kesiapan Implementasi Pidana Alternatif

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Natal dapat menjadi bekal spiritual bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan. Semangat Natal yang menyatukan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang tidak menghalangi umat untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga binaan di seluruh Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.