WBP Rutan Kelas IIB Banda Aceh Lakukan Konseling Kesehatan Jiwa dengan Dokter Spesialis Kejiwaan

oleh -999 Dilihat

Banda Aceh – Menurut WHO, kesehatan mental adalah kondisi sejahtera seseorang, ketika seseorang menyadari kemampuan dirinya, mampu untuk mengelola stres yang dimiliki serta beradaptasi dengan baik, dapat bekerja secara produktif, dan berkontribusi untuk lingkungannya.

 

Bertempat di Klinik Pancasila Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh, Sebanyak 7 Warga Binaan Mengikuti kegiatan Konseling Kesehatan Jiwa/mental dengan Dokter Spesialis Kejiwaan, dr.Insan Sarami Artanoga Sp.Kj (Kesehatan Jiwa) pada hari selasa (23/06/2022).

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan Kamtib, Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel Pindahkan Napi High Risk ke Nusakambangan

 

Kegiatan Konsultasi Kesehatan Jiwa/Mental ini merupakan rangkaian dari Kegiatan Rehabilitasi Medik yang sedang berjalan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh.

 

Konseling kesehatan Jiwa yang Warga Binaan ikuti ini bertujuan untuk dapat membantu warga binaan yang sedang mengikuti rehabilitasi medik ini dalam mengontrol emosi dan tindakan mereka serta dapat menciptakan pandangan yang positif, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

 

Sebelum melakukan sesi konseling, dokter akan membangun hubungan baik sehingga timbul rasa saling percaya dengan Warga Binaan, sehingga pasien yang notabene warga binaan bisa lebih terbuka untuk menceritakan masalah yang dihadapinya. Selain melakukan konseling Kejiwaan dengan Warga Binaan Pemasyarakatan juga melakukan Therapi symtomatik.

Baca Juga :  Gelar Workshop Bahasa Isyarat, Rutan Pinrang Gandeng Pusbisindo Provinsi Sulsel

 

Kepala Rutan Kelas IIB Banda Aceh Irhamuddin dalam kegiatan ini menyampaikan “Kegiatan Konseling dengan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa ini merupakan langkah kami dalam deteksi dini terhadap kesehatan mental dan jiwa bagi warga binaan serta untuk menjamin setiap warga binaan dapat mencapai kualitas hidup yang baik,menikmati kehidupan kejiwaan yang sehat, bebas dari tekanan dan ketakutan gangguan lain yang dapat mengganggu kesehatan mental warga binaan”.

 

Baca Juga :  Lapas Muara Enim Lahirkan Inovasi Terbaru Si-Lapadu

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.