WUJUD PELAYANAN HAM, LAPAS NARKOTIKA SAWAHLUNTO RAIH PENGHARGAAN

oleh -89 Dilihat

 

*Padang*, Lapas Narkotika Sawahlunto kembali memperoleh penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM (P2HAM) pada Senin *(06/11*). Penghargaan ini diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-02.HA.02.01.01 Tahun 2023 tentang Penetapan Predikat Unit Kerja Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia.

Tahun ini, sebanyak 241unit kerja di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memperoleh penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM. Dari 241 unit kerja tersebut, 12 di antaranya merupakan unit kerja di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, salah satunya Lapas Narkotika Sawahlunto.

Baca Juga :  Peringati HBP Ke-59, Lapas Muara Enim Gelar Ziarah Tabur Bunga Taman Makam Pahlawan.

Kepala Lapas Narkotika Sawahlunto, Rommy mengucapkan terima kasih dan apresiasinya atas keberhasilan meraih penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM.
“Terima kasih atas kerja sama dan kerja ikhlasnya sehingga Lapas Narkotika Sawahlunto sehingga berhasil meraih predikat UPT Berbasis Hak Asasi Manusia ” ujarnya kepada seluruh jajaran pegawai Lapas Narkotika Sawahlunto.

Pelayanan Publik Berbasis HAM merupakan kegiatan pemenuhan dasar bagi setiap orang dalam penggunaan barang maupun jasa yang merupakan kewajiban dari setiap unit kerja di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia, sebagaimana disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia dinilai berdasarkan 5 (lima) kriteria, meliputi aksesbilitas dan ketersediaan sarana prasarana dan/atau fasilitas; ketersediaan sumber daya manusia atau petugas; kepatuhan petugas terhadap standar pelayanan; inovasi pelayanan publik; dan integritas.

Baca Juga :  Lapas Muara Enim Kemenkumham Sumsel berikan pelatihan kemandirian sablon manual kepada Warga Binaan

*_DOK.BERITA HUMAS LPKN_*

No More Posts Available.

No more pages to load.